Cara Memperbaiki baterai laptop zyrex wt4820 0% Available (Plugged In Charging ) Sleman

Cara Memperbaiki baterai laptop zyrex wt4820 0% Available (Plugged In Charging ) Sleman

 

Cara Memperbaiki baterai laptop zyrex wt4820 0% Available (Plugged In Charging ) Sleman

 

Metode Memecahkan Baterai Tetap 0% (Nol Persen) Available “Plugged in, Not Charging”

Saat kau ngecas, pernahkan kau mengalami baterai notebook tetap 0% (nol persen) dan menimbulkan pesan “available plugged in, not charging”? Bila kamu pernah atau sedang mengalaminya, mungkin ada sebagian penyebab yang dapat mengakibatkan hal ini terjadi.

 

Cara Menuntaskan Baterai Tetap 0% (Nol Persen) Available “Plugged in, Not Charging”

 

Pada dasarnya, hampir semua perangkat elektronik mengalami kerusakan dikala lewat masa penerapan tertentu. Itu juga dengan laptop yang sudah uzur, umumnya akan betul-betul rentan mengalami kerusakan termasuk beragam komponen di dalamnya.

 

Daya dan kinerjanya sudah berkurang pun dapat jadi ada yang tidak berprofesi. Mungkin beberapa komponen diberikan embel-embel “garansi seumur hidup”, tetapi hakekatnya bukan diberikan garansi hingga kapan pun.

 

“Garansi seumur hidup” memang ada garansi seumur hidup, namun bukan seumur hidup pengaplikasiannya namun seumur hidup perangkatnya. Mungkin ini hanyalah ‘trik’ marketing untuk menggaet atensi para pembeli.

 

Beberapa perangkat yang menerima garansi hal yang demikian misalnya RAM dan Flashdisk, keduanya bisa garansi jika pabriknya masih menyediakan produk yang sejenis. Jikalau terbukti perangkat itu sudah tak ditunjang, karenanya kita patut memperbarui nya ke yang lebih up-to-date dan disini kita patut membayar lagi.

 

Padahal garansi pada perangkat seperti adaptor, baterai dan komputer jinjing rupanya ada batasan garansi. Setidaknya garansi hal yang demikian berlaku sampai satu/dua tahun (asal segelnya belum lepas dan bukan dikarenakan kesalahan penggunaan si pengguna). Setelah masa garansi tersebut berakhir, karenanya seluruh kerusakan yang terjadi akan ditanggung oleh pengguna sepenuhnya.

 

Salah satu komponen yang rentan rusak ialah baterai. Di saat permulaan penerapan, baterai laptop mungkin dapat mensupport segala sumber daya komputer jinjing hingga durasi berjam-jam. Tetapi setelah lewat masa pengaplikasian tertentu, baterai laptop akan berkurang kinerja dan ketahanannya. Pun yang paling parah, baterai laptop menjadi rusak atau bocor sehingga tak bisa dipakai lagi.

 

Jikalau usia baterai telah lebih dari 3 tahun, baterai lazimnya sudah mulai bermasalah. Entah itu baterai cepat habis, tak mengisi sama sekali atau pun sudah tak bisa diterapkan lagi. Padahal telah dicharger selama berjam-jam, namun konsisten saja sesudah charger dilepas, baterai hanya dapat bertahan selama sebagian menit saja.

 

Sebenarnya, komponen ini juga cukup penting dalam menunjang mobilitas kita. Jika sewaktu-waktu ada pemadaman listrik, kau masih bisa menggunakan tenaga dari baterai. Hakekatnya seperti ini tentu tak akan bisa dimanfaatkan kalau baterai komputer jinjingnya sudah rusak dan gampang ‘drop’.

 

Nah, pada kasus kali ini baterai laptopnya memunculkan pesan 0% available (plugged in, not charging) yang sesekali membingungkan banyak pengguna. Sebetulnya apa yang terjadi dengan komputer jinjingnya dan bagaimana sistem mengoreksinya. Sebagian itu, pengguna juga diciptakan linglung seharusnya bagaimana, memperbaikinya, membeli charger atau baterai baru?

 

Bagi teman-sahabat yang mengalami nasib serupa, jangan cemas. Beberapa cara berikut ini mungkin dapat menolong mu untuk mengatasi persoalan ini.

Sistem ini mungkin bisa menuntaskan situasi sulit pada merek notebook manapun seperti komputer jinjing HP, Compaq, Toshiba, Acer, Asus, Lenovo, Samsung, Dell, Axioo, MSI dan notebook/komputer jinjing lainnya. Setidaknya, cobalah untuk mengkoreksinya sendiri, apabila tidak bisa juga baru minta tolong ke tukang reparasi.

 

Metode Mengatasi Baterai Konsisten 0% (Nol Persen) Available “Plugged in, Not Charging”

Sistem Pertama – Mudah dan Setelah

 

Pertama, coba lepas charger dari laptopmu.

Kemudian matikan notebook dengan metode ‘shutdown’ dan lepaskan baterai pada notebook.

Setelah itu, pasang kembali chargernya dan hidupkan notebook dengan menekan tombol power.

Jika sudah tampil desktop, masuklah ke Device Manager. Pada driver baterai, coba klik kanan seluruh Microsoft ACPI Compliant Control Method battery lalu klik ‘Uninstall’.

Kalau sudah, matikan kembali laptop dan lepaskan chargernya.

Masukkan baterai kembali seperti semula.

Apabila, hidupkan laptopmu kembali. Coba periksa ulang, apakah telah dapat mengisi atau tidak. Jikalau pesan error ‘Plugged in, not Charging’ telah hilang, maka metode ini sudah berhasil. Kalau tak perlu melanjutkan langkah berikutnya.

 

 

Catatan: Untuk driver Microsoft ACPI Compliant Control Method Battery yang tadi kamu uninstall, sebenarnya akan otomatis diinstall oleh Windows sesudah tadi komputer jinjing direstart. Sekiranya rupanya tak ada, karenanya kau dapat menginstall nya secara manual di website sah vendor laptop mu.

 

Metode Kedua – Tiup dan Bersihkan Port Charger

Kalau metode pertama belum berhasil, maka kamu wajib mencoba metode berikut ini.

 

Langkah pertama, coba nyalakan laptopmu.

Setelah itu, lepas colokan listrik dari komputer jinjing lalu tiup sebagian kali di ujung wadah yang masuk dalam komputer jinjing. Kemudian tiup sebagian kali ke port charger laptop (daerah masuknya colokan kabel power).

 

 

Cara Terakhir – Ganti dengan yang Baru

Sedangkan cara-sistem di atas belum berhasil juga, karenanya ini saatnya Anda seharusnya menggantinya dengan baterai yang baru. Coba beli baterai di took computer secara lantas. Di sana, coba cek terlebih dahulu apakah daya sudah mengisi atau tak.

 

Diamkan sampai sebagian lama. Usahakan membeli baterai yang original, bukan yang KW. Meski lebih mahal, tapi biasanya baterai original kualitasnya lebih baik dan tentunya lebih awet masa gunanya.

 

Jika kamu belum dapat membelinya, membeli baterai laptop yang KW juga tak mengapa. Tetapi jika kau belum dapat membeli keduanya, yang perlu kau lakukan tentu saja memaksa adaptor/charger tertancap ke stop kontak secara terus menerus.

 

Dahulu ini sebenarnya cukup berisiko, sebab membikin bobot terhadap adaptornya. Adaptor bisa pesat panas malahan bisa merusak adaptor itu sendiri. Selain saya pernah mengalaminya, sebab penerapan yang terlalu berlebihan adaptor laptop malahan menjadi rusak dan tidak bisa dipakai lagi.

 

Sebagian itu, kau juga perlu yang namanya UPS untuk meminimalisir kejadian yang tidak terduga seperti pemadaman listrik.

 

Baca juga: Cara Merawat Baterai Agar Sekiranya Awet.

 

Sekiranya kamu menginginkan cara yang anti-mainstream, kau bisa memasukkan baterai yang mati ke dalam freezer kulkas selama beberapa hari. Sebelum melakukannya, cobalah untuk membungkus baterai dengan plastik secara menyeluruh.

 

Banyak yang berkata bahwa metode ini dapat menghidupkan cell dalam baterai, melainkan hanya bisa dipakai satu kali saja.

 

Meski sebelumnya sudah pernah dimasukkan ke freezer, maka cara ini mungkin tidak akan sukses. Tapi jujur saja, sistem ini belum pernah saya coba. Benar atau tidaknya, silahkan coba sendiri. Sebab aku sarankan?  sepertinya mencoba lebih baik daripada tidak sama sekali.

 

 

Demikian artikel tentang Cara Memperbaiki baterai laptop zyrex wt4820 0% Available (Plugged In Charging ) Sleman . Kami berharap bisa membantu .

 

Baca juga :  Jual baterai laptop jogja

Leave a reply "Cara Memperbaiki baterai laptop zyrex wt4820 0% Available (Plugged In Charging ) Sleman"