Cara Memperbaiki baterai laptop plugged in charging tapi tidak mengisi windows 10 0% Available (Plugged In Charging ) Bantul

Cara Memperbaiki baterai laptop plugged in charging tapi tidak mengisi windows 10 0% Available (Plugged In Charging ) Bantul

 

Cara Memperbaiki baterai laptop plugged in charging tapi tidak mengisi windows 10 0% Available (Plugged In Charging ) Bantul

 

Cara Mengatasi Baterai Konsisten 0% (Nol Persen) Available “Plugged in, Not Charging”

Dikala kamu ngecas, pernahkan kau mengalami baterai komputer jinjing tetap 0% (nol persen) dan menimbulkan pesan “available plugged in, not charging”? Sekiranya kamu pernah atau sedang mengalaminya, mungkin ada sebagian penyebab yang dapat mengakibatkan hal ini terjadi.

 

Metode Memecahkan Baterai Konsisten 0% (Nol Persen) Available “Plugged in, Not Charging”

 

Pada dasarnya, hampir semua perangkat elektronik mengalami kerusakan ketika melalui masa pengaplikasian tertentu. Begitu juga dengan laptop yang sudah uzur, umumnya akan betul-betul rentan mengalami kerusakan termasuk bermacam-macam komponen di dalamnya.

 

Daya dan kinerjanya sudah berkurang malah bisa jadi ada yang tidak berprofesi. Mungkin sebagian bagian diberikan embel-embel “garansi seumur hidup”, namun sebetulnya bukan diberi garansi sampai kapan pun.

 

“Garansi seumur hidup” memang ada garansi seumur hidup, tapi bukan seumur hidup pengaplikasiannya namun seumur hidup perangkatnya. Mungkin ini hanyalah ‘trik’ marketing untuk menggaet ketertarikan para pembeli.

 

Sebagian perangkat yang menerima garansi tersebut seumpama RAM dan Flashdisk, keduanya bisa garansi jika pabriknya masih menyediakan produk yang sejenis. Sekiranya rupanya perangkat itu sudah tak didorong, maka kita wajib memperbarui nya ke yang lebih up-to-date dan disini kita patut membayar lagi.

 

Meskipun garansi pada perangkat seperti adaptor, baterai dan laptop terbukti ada batasan garansi. Setidaknya garansi hal yang demikian berlaku hingga satu/dua tahun (asal segelnya belum lepas dan bukan dikarenakan kesalahan pengaplikasian si pengguna). Setelah masa garansi tersebut usai, karenanya seluruh kerusakan yang terjadi akan ditanggung oleh pengguna sepenuhnya.

 

Salah satu bagian yang rentan rusak merupakan baterai. Di saat awal pengaplikasian, baterai komputer jinjing mungkin bisa mendukung seluruh sumber energi komputer jinjing sampai durasi berjam-jam. Tetapi setelah melalui masa pemakaian tertentu, baterai komputer jinjing akan berkurang kinerja dan ketahanannya. Malah yang paling parah, baterai laptop menjadi rusak atau bocor sehingga tak dapat dipakai lagi.

 

Seandainya umur baterai telah lebih dari 3 tahun, baterai umumnya sudah mulai bermasalah. Entah itu baterai kencang habis, tidak mengisi sama sekali atau malah telah tak dapat diterapkan lagi. Sedangkan telah dicharger selama berjam-jam, melainkan konsisten saja sesudah charger dilepas, baterai cuma bisa bertahan selama beberapa menit saja.

 

Sebenarnya, komponen ini juga cukup penting dalam mendorong mobilitas kita. Jikalau sewaktu-waktu ada pemadaman listrik, kamu masih bisa menerapkan tenaga dari baterai. Sebetulnya seperti ini tentu tak akan dapat dimanfaatkan jika baterai komputer jinjingnya sudah rusak dan mudah ‘drop’.

 

Nah, pada kasus kali ini baterai komputer jinjingnya menimbulkan pesan 0% available (plugged in, not charging) yang sekali-sekali membingungkan banyak pengguna. Hakekatnya apa yang terjadi dengan komputer jinjingnya dan bagaimana cara mengkoreksinya. Beberapa itu, pengguna juga diciptakan bingung mesti bagaimana, membetulinya, membeli charger atau baterai baru?

 

Bagi sahabat-teman yang mengalami nasib serupa, jangan kuatir. Sebagian metode berikut ini mungkin bisa membantu mu untuk mengatasi masalah ini.

Sistem ini mungkin bisa menyelesaikan masalah pada merek laptop manapun seperti laptop HP, Compaq, Toshiba, Acer, Asus, Lenovo, Samsung, Dell, Axioo, MSI dan komputer jinjing/komputer jinjing lainnya. Setidaknya, cobalah untuk mengoreksinya sendiri, bila tidak bisa juga baru meminta tolong ke tukang reparasi.

 

Metode Menyelesaikan Baterai Konsisten 0% (Nol Persen) Available “Plugged in, Not Charging”

Sistem Pertama – Mudah dan Sesudah

 

Pertama, coba lepas charger dari laptopmu.

Kemudian matikan komputer jinjing dengan sistem ‘shutdown’ dan lepaskan baterai pada laptop.

Sesudah itu, pasang kembali chargernya dan hidupkan laptop dengan menekan tombol power.

Apabila telah tampil desktop, masuklah ke Device Manager. Pada driver baterai, coba klik kanan seluruh Microsoft ACPI Compliant Control Method battery lalu klik ‘Uninstall’.

Apabila telah, matikan kembali notebook dan lepaskan chargernya.

Masukkan baterai kembali seperti semula.

Bila, hidupkan laptopmu kembali. Coba periksa ulang, apakah sudah bisa mengisi atau tidak. Jika pesan error ‘Plugged in, not Charging’ sudah hilang, karenanya sistem ini sudah sukses. Kalau tak perlu melanjutkan langkah selanjutnya.

 

 

Catatan: Untuk driver Microsoft ACPI Compliant Control Method Battery yang tadi kamu uninstall, sebenarnya akan otomatis diinstall oleh Windows sesudah tadi laptop direstart. Jika terbukti tidak ada, karenanya kau dapat menginstall nya secara manual di laman legal vendor notebook mu.

 

Cara Kedua – Tiup dan Bersihkan Port Charger

Jika metode pertama belum sukses, karenanya kamu patut mencoba sistem berikut ini.

 

Langkah pertama, coba nyalakan laptopmu.

Sesudah itu, lepas colokan listrik dari notebook lalu tiup beberapa kali di ujung wadah yang masuk dalam laptop. Kemudian tiup sebagian kali ke port charger notebook (tempat masuknya colokan kabel power).

 

 

Sistem Terakhir – Ganti dengan yang Baru

Sedangkan sistem-sistem di atas belum berhasil juga, maka ini saatnya Anda harus menggantinya dengan baterai yang baru. Coba beli baterai di took computer secara lantas. Di sana, coba cek terlebih dulu apakah tenaga telah mengisi atau tak.

 

Diamkan sampai beberapa lama. Usahakan membeli baterai yang original, bukan yang KW. Walaupun lebih mahal, namun lazimnya baterai original kualitasnya lebih baik dan tentunya lebih awet masa gunanya.

 

Apabila kamu belum bisa membelinya, membeli baterai notebook yang KW juga tak mengapa. Tapi kalau kau belum dapat membeli keduanya, yang perlu kamu lakukan tentu saja memaksa adaptor/charger tertancap ke stop kontak secara terus menerus.

 

Dahulu ini sebenarnya cukup berisiko, karena membuat bobot terhadap adaptornya. Adaptor dapat pesat panas pun dapat merusak adaptor itu sendiri. Selain aku pernah mengalaminya, karena penggunaan yang terlalu berlebihan adaptor komputer jinjing malahan menjadi rusak dan tidak bisa diterapkan lagi.

 

Sebagian itu, kamu juga perlu yang namanya UPS untuk meminimalisir kejadian yang tidak terduga seperti pemadaman listrik.

 

Baca juga: Sistem Merawat Baterai Agar Bila Awet.

 

Sekiranya kamu mengharapkan cara yang anti-mainstream, kau bisa memasukkan baterai yang mati ke dalam freezer kulkas selama beberapa hari. Sebelum menjalankannya, cobalah untuk membungkus baterai dengan plastik secara menyeluruh.

 

Banyak yang berkata bahwa sistem ini dapat menghidupkan cell dalam baterai, tapi hanya bisa diaplikasikan satu kali saja.

 

Meski sebelumnya telah pernah dimasukkan ke freezer, maka sistem ini mungkin tidak akan berhasil. Tapi jujur saja, cara ini belum pernah saya coba. Benar atau tidaknya, silahkan coba sendiri. Sebab aku sarankan?  sepertinya mencoba lebih bagus daripada tak sama sekali.

 

 

Demikian gambar tentang Cara Memperbaiki baterai laptop plugged in charging tapi tidak mengisi windows 10 0% Available (Plugged In Charging ) Bantul . Saya harap bisa membantu .

 

Baca juga :  Jual baterai laptop jogja

Tags: #Cara Memperbaiki baterai laptop plugged in charging tapi tidak mengisi windows 10 0% Available (Plugged In Charging ) Bantul

Leave a reply "Cara Memperbaiki baterai laptop plugged in charging tapi tidak mengisi windows 10 0% Available (Plugged In Charging ) Bantul"