Cara Memperbaiki baterai laptop lenovo z410 0% Available (Plugged In Charging ) Yogya

Cara Memperbaiki baterai laptop lenovo z410 0% Available (Plugged In Charging ) Yogya

 

Cara Memperbaiki baterai laptop lenovo z410 0% Available (Plugged In Charging ) Yogya

 

Sistem Menuntaskan Baterai Konsisten 0% (Nol Persen) Available “Plugged in, Not Charging”

Dikala kamu ngecas, pernahkan kau mengalami baterai komputer jinjing konsisten 0% (nol persen) dan memunculkan pesan “available plugged in, not charging”? Sekiranya kamu pernah atau sedang mengalaminya, mungkin ada sebagian penyebab yang dapat mengakibatkan hal ini terjadi.

 

Metode Mengatasi Baterai Konsisten 0% (Nol Persen) Available “Plugged in, Not Charging”

 

Pada dasarnya, hampir seluruh perangkat elektronik mengalami kerusakan saat via masa pengaplikasian tertentu. Semacam juga dengan notebook yang telah uzur, lazimnya akan amat rentan mengalami kerusakan termasuk bermacam komponen di dalamnya.

 

Daya dan daya kerjanya telah berkurang malah dapat jadi ada yang tidak berprofesi. Mungkin sebagian bagian dikasih embel-embel “garansi seumur hidup”, namun sesungguhnya bukan diberi garansi hingga kapan malahan.

 

“Garansi seumur hidup” memang ada garansi seumur hidup, melainkan bukan seumur hidup pemakaiannya tapi seumur hidup perangkatnya. Mungkin ini hanyalah ‘trik’ marketing untuk menggaet minat para pembeli.

 

Beberapa perangkat yang mendapatkan garansi hal yang demikian misalnya RAM dan Flashdisk, keduanya bisa garansi apabila pabriknya masih menyediakan produk yang sejenis. Jika rupanya perangkat itu telah tak didukung, karenanya kita mesti memperbarui nya ke yang lebih up-to-date dan disini kita patut membayar lagi.

 

Meskipun garansi pada perangkat seperti adaptor, baterai dan komputer jinjing rupanya ada batasan garansi. Setidaknya garansi tersebut berlaku sampai satu/dua tahun (asal segelnya belum lepas dan bukan dikarenakan kekeliruan pengaplikasian si pengguna). Setelah masa garansi tersebut berakhir, maka segala kerusakan yang terjadi akan ditanggung oleh pengguna sepenuhnya.

 

Salah satu komponen yang rentan rusak yaitu baterai. Di ketika awal penggunaan, baterai laptop mungkin bisa menunjang segala sumber tenaga laptop hingga durasi berjam-jam. Melainkan sesudah via masa pemakaian tertentu, baterai notebook akan berkurang performa dan ketahanannya. Malahan yang paling parah, baterai notebook menjadi rusak atau bocor sehingga tak dapat diaplikasikan lagi.

 

Sekiranya umur baterai telah lebih dari 3 tahun, baterai lazimnya telah mulai bermasalah. Entah itu baterai kencang habis, tidak mengisi sama sekali atau pun telah tidak dapat dipakai lagi. Meskipun sudah dicharger selama berjam-jam, melainkan tetap saja setelah charger dilepas, baterai cuma bisa bertahan selama sebagian menit saja.

 

Sebenarnya, komponen ini juga cukup penting dalam menunjang mobilitas kita. Kalau sewaktu-waktu ada pemadaman listrik, kau masih dapat menerapkan kekuatan dari baterai. Hakekatnya seperti ini tentu tak akan bisa dimanfaatkan kalau baterai komputer jinjingnya telah rusak dan gampang ‘drop’.

 

Nah, pada kasus kali ini baterai laptopnya memunculkan pesan 0% available (plugged in, not charging) yang sekali-sekali membingungkan banyak pengguna. Sesungguhnya apa yang terjadi dengan laptopnya dan bagaimana cara membetulinya. Beberapa itu, pengguna juga diwujudkan bingung wajib bagaimana, membetulkannya, membeli charger atau baterai baru?

 

Bagi sahabat-teman yang mengalami nasib serupa, jangan khawatir. Sebagian metode berikut ini mungkin bisa membantu mu untuk menuntaskan keadaan sulit ini.

Sistem ini mungkin bisa mengatasi situasi sulit pada merek komputer jinjing manapun seperti notebook HP, Compaq, Toshiba, Acer, Asus, Lenovo, Samsung, Dell, Axioo, MSI dan notebook/notebook lainnya. Setidaknya, cobalah untuk mengoreksinya sendiri, kalau tak dapat juga baru meminta tolong ke tukang reparasi.

 

Metode Memecahkan Baterai Konsisten 0% (Nol Persen) Available “Plugged in, Not Charging”

Metode Pertama – Mudah dan Sesudah

 

Pertama, coba lepas charger dari laptopmu.

Kemudian matikan notebook dengan cara ‘shutdown’ dan lepaskan baterai pada notebook.

Sesudah itu, pasang kembali chargernya dan hidupkan notebook dengan menekan tombol power.

Sekiranya sudah tampil desktop, masuklah ke Device Manager. Pada driver baterai, coba klik kanan seluruh Microsoft ACPI Compliant Control Method battery lalu klik ‘Uninstall’.

Apabila telah, matikan kembali notebook dan lepaskan chargernya.

Masukkan baterai kembali seperti semula.

Sekiranya, hidupkan laptopmu kembali. Coba periksa ulang, apakah telah bisa mengisi atau tidak. Jika pesan error ‘Plugged in, not Charging’ sudah hilang, karenanya metode ini telah berhasil. Jika tak perlu melanjutkan langkah berikutnya.

 

 

Catatan: Untuk driver Microsoft ACPI Compliant Control Method Battery yang tadi kamu uninstall, sebenarnya akan otomatis diinstall oleh Windows setelah tadi notebook direstart. Bila terbukti tak ada, maka kamu dapat menginstall nya secara manual di situs legal vendor laptop mu.

 

Sistem Kedua – Tiup dan Bersihkan Port Charger

Kalau metode pertama belum sukses, maka kau mesti mencoba metode berikut ini.

 

Langkah pertama, coba nyalakan laptopmu.

Sesudah itu, lepas colokan listrik dari laptop lalu tiup beberapa kali di ujung wadah yang masuk dalam laptop. Kemudian tiup beberapa kali ke port charger laptop (daerah masuknya colokan kabel power).

 

 

Cara Terakhir – Ganti dengan yang Baru

Meski sistem-metode di atas belum berhasil juga, maka ini saatnya Anda patut menggantinya dengan baterai yang baru. Coba beli baterai di took computer secara langsung. Di sana, coba cek terutamanya dahulu apakah daya telah mengisi atau tak.

 

Diamkan sampai sebagian lama. Usahakan membeli baterai yang original, bukan yang KW. Walaupun lebih mahal, tapi biasanya baterai original kualitasnya lebih bagus dan tentunya lebih awet masa gunanya.

 

Kalau kamu belum bisa membelinya, membeli baterai laptop yang KW juga tidak mengapa. Namun sekiranya kamu belum bisa membeli keduanya, yang perlu kau lakukan tentu saja memaksa adaptor/charger tertancap ke berhenti kontak secara terus menerus.

 

Dulu ini hakekatnya cukup berisiko, sebab membikin muatan terhadap adaptornya. Adaptor bisa cepat panas pun bisa merusak adaptor itu sendiri. Kecuali saya pernah mengalaminya, karena pemakaian yang terlalu berlebihan adaptor komputer jinjing malahan menjadi rusak dan tidak dapat dipakai lagi.

 

Beberapa itu, kamu juga perlu yang namanya UPS untuk meminimalisir kejadian yang tidak terduga seperti pemadaman listrik.

 

Baca juga: Metode Merawat Baterai Agar Jikalau Awet.

 

Sekiranya kau menginginkan sistem yang anti-mainstream, kamu dapat memasukkan baterai yang mati ke dalam freezer kulkas selama beberapa hari. Sebelum menjalankannya, cobalah untuk membungkus baterai dengan plastik secara menyeluruh.

 

Banyak yang berkata bahwa metode ini bisa menghidupkan cell dalam baterai, tapi cuma dapat dipakai satu kali saja.

 

Meski sebelumnya telah pernah dimasukkan ke freezer, karenanya metode ini mungkin tidak akan berhasil. Melainkan jujur saja, sistem ini belum pernah aku coba. Benar atau tidaknya, silahkan coba sendiri. Karena saya sarankan?  sepertinya mencoba lebih bagus daripada tak sama sekali.

 

 

Demikian Foto tentang Cara Memperbaiki baterai laptop lenovo z410 0% Available (Plugged In Charging ) Yogya . Semoga bermanfaat .

 

Baca juga :  Jual baterai laptop jogja

Tags: #Cara Memperbaiki baterai laptop lenovo z410 0% Available (Plugged In Charging ) Yogya

Leave a reply "Cara Memperbaiki baterai laptop lenovo z410 0% Available (Plugged In Charging ) Yogya"