Cara Memperbaiki baterai laptop fujitsu uh572 0% Available (Plugged In Charging ) Sleman

Cara Memperbaiki baterai laptop fujitsu uh572 0% Available (Plugged In Charging ) Sleman

 

Cara Memperbaiki baterai laptop fujitsu uh572 0% Available (Plugged In Charging ) Sleman

 

Cara Menuntaskan Baterai Tetap 0% (Nol Persen) Available “Plugged in, Not Charging”

Saat kau ngecas, pernahkan kau mengalami baterai notebook tetap 0% (nol persen) dan menimbulkan pesan “available plugged in, not charging”? Seandainya kamu pernah atau sedang mengalaminya, mungkin ada beberapa penyebab yang dapat mengakibatkan hal ini terjadi.

 

Sistem Menuntaskan Baterai Tetap 0% (Nol Persen) Available “Plugged in, Not Charging”

 

Pada dasarnya, hampir semua perangkat elektronik mengalami kerusakan ketika via masa penggunaan tertentu. Itu juga dengan notebook yang telah uzur, biasanya akan sungguh-sungguh rentan mengalami kerusakan termasuk berjenis-jenis bagian di dalamnya.

 

Kekuatan dan daya kerjanya telah berkurang bahkan bisa jadi ada yang tak berprofesi. Mungkin beberapa komponen diberi embel-embel “garansi seumur hidup”, tapi sesungguhnya bukan diberi garansi sampai kapan pun.

 

“Garansi seumur hidup” memang ada garansi seumur hidup, melainkan bukan seumur hidup pengaplikasiannya tapi seumur hidup perangkatnya. Mungkin ini hanyalah ‘trik’ marketing untuk menggaet ketertarikan para pembeli.

 

Sebagian perangkat yang mendapatkan garansi hal yang demikian seumpama RAM dan Flashdisk, keduanya bisa garansi bila pabriknya masih menyediakan produk yang sejenis. Seandainya rupanya perangkat itu telah tidak didukung, maka kita semestinya memperbarui nya ke yang lebih up-to-date dan disini kita seharusnya membayar lagi.

 

Sedangkan garansi pada perangkat seperti adaptor, baterai dan notebook terbukti ada batasan garansi. Setidaknya garansi hal yang demikian berlaku sampai satu/dua tahun (asal segelnya belum lepas dan bukan dikarenakan kekeliruan penggunaan si pengguna). Setelah masa garansi tersebut usai, karenanya seluruh kerusakan yang terjadi akan ditanggung oleh pengguna sepenuhnya.

 

Salah satu bagian yang rentan rusak ialah baterai. Di dikala awal penggunaan, baterai laptop mungkin bisa mendorong seluruh sumber energi komputer jinjing hingga durasi berjam-jam. Tetapi sesudah melalui masa penggunaan tertentu, baterai komputer jinjing akan berkurang daya kerja dan ketahanannya. Bahkan yang paling parah, baterai notebook menjadi rusak atau bocor sehingga tak dapat diterapkan lagi.

 

Bila usia baterai telah lebih dari 3 tahun, baterai umumnya sudah mulai bermasalah. Entah itu baterai cepat habis, tidak mengisi sama sekali atau malah sudah tak dapat digunakan lagi. Meskipun sudah dicharger selama berjam-jam, tetapi tetap saja sesudah charger dilepas, baterai hanya bisa bertahan selama beberapa menit saja.

 

Hakekatnya, komponen ini juga cukup penting dalam mensupport mobilitas kita. Jikalau sewaktu-waktu ada pemadaman listrik, kau masih dapat mengaplikasikan kekuatan dari baterai. Sesungguhnya seperti ini tentu tidak akan dapat dimanfaatkan apabila baterai laptopnya sudah rusak dan mudah ‘drop’.

 

Nah, pada kasus kali ini baterai laptopnya menimbulkan pesan 0% available (plugged in, not charging) yang sesekali membingungkan banyak pengguna. Sebenarnya apa yang terjadi dengan komputer jinjingnya dan bagaimana metode membetulkannya. Beberapa itu, pengguna juga dihasilkan keder patut bagaimana, membetulkannya, membeli charger atau baterai baru?

 

Bagi teman-sahabat yang mengalami nasib serupa, jangan khawatir. Sebagian cara berikut ini mungkin bisa membantu mu untuk menyelesaikan persoalan ini.

Cara ini mungkin bisa menuntaskan keadaan sulit pada merek komputer jinjing manapun seperti komputer jinjing HP, Compaq, Toshiba, Acer, Asus, Lenovo, Samsung, Dell, Axioo, MSI dan laptop/laptop lainnya. Setidaknya, cobalah untuk membenarkannya sendiri, sekiranya tak dapat juga baru meminta tolong ke tukang reparasi.

 

Sistem Menyelesaikan Baterai Konsisten 0% (Nol Persen) Available “Plugged in, Not Charging”

Cara Pertama – Mudah dan Sesudah

 

Pertama, coba lepas charger dari laptopmu.

Kemudian matikan komputer jinjing dengan sistem ‘shutdown’ dan lepaskan baterai pada komputer jinjing.

Sesudah itu, pasang kembali chargernya dan hidupkan notebook dengan menekan tombol power.

Kalau sudah tampil desktop, masuklah ke Device Manager. Pada driver baterai, coba klik kanan segala Microsoft ACPI Compliant Control Method battery lalu klik ‘Uninstall’.

Jikalau telah, matikan kembali laptop dan lepaskan chargernya.

Masukkan baterai kembali seperti semula.

Jikalau, hidupkan laptopmu kembali. Coba periksa ulang, apakah sudah dapat mengisi atau tidak. Jika pesan error ‘Plugged in, not Charging’ telah hilang, maka cara ini sudah berhasil. Jikalau tidak perlu melanjutkan langkah berikutnya.

 

 

Catatan: Untuk driver Microsoft ACPI Compliant Control Method Battery yang tadi kau uninstall, sebetulnya akan otomatis diinstall oleh Windows setelah tadi notebook direstart. Bila ternyata tak ada, maka kau dapat menginstall nya secara manual di situs legal vendor notebook mu.

 

Cara Kedua – Tiup dan Bersihkan Port Charger

Seandainya metode pertama belum sukses, karenanya kamu seharusnya mencoba sistem berikut ini.

 

Langkah pertama, coba nyalakan laptopmu.

Sesudah itu, lepas colokan listrik dari laptop lalu tiup beberapa kali di ujung wadah yang masuk dalam laptop. Kemudian tiup beberapa kali ke port charger notebook (daerah masuknya colokan kabel power).

 

 

Sistem Terakhir – Ganti dengan yang Baru

Meski sistem-metode di atas belum berhasil juga, karenanya ini saatnya Anda sepatutnya menggantinya dengan baterai yang baru. Coba beli baterai di took computer secara segera. Di sana, coba cek terutama dulu apakah kekuatan telah mengisi atau tak.

 

Diamkan sampai sebagian lama. Usahakan membeli baterai yang original, bukan yang KW. Padahal lebih mahal, tapi biasanya baterai original kualitasnya lebih baik dan tentunya lebih awet masa gunanya.

 

Seandainya kamu belum dapat membelinya, membeli baterai laptop yang KW juga tak mengapa. Namun kalau kamu belum dapat membeli keduanya, yang perlu kau lakukan tentu saja memaksa adaptor/charger tertancap ke stop kontak secara terus menerus.

 

Dulu ini hakekatnya cukup berisiko, sebab membikin beban kepada adaptornya. Adaptor bisa pesat panas malah dapat merusak adaptor itu sendiri. Selain aku pernah mengalaminya, sebab penerapan yang terlalu berlebihan adaptor laptop bahkan menjadi rusak dan tidak bisa dipakai lagi.

 

Sebagian itu, kau juga perlu yang namanya UPS untuk meminimalisir kejadian yang tidak terduga seperti pemadaman listrik.

 

Baca juga: Cara Merawat Baterai Supaya Kalau Awet.

 

Apabila kau menginginkan metode yang anti-mainstream, kamu bisa memasukkan baterai yang mati ke dalam freezer kulkas selama beberapa hari. Sebelum mengerjakannya, cobalah untuk membungkus baterai dengan plastik secara menyeluruh.

 

Banyak yang berkata bahwa sistem ini bisa menghidupkan cell dalam baterai, tapi cuma dapat diterapkan satu kali saja.

 

Walaupun sebelumnya sudah pernah dimasukkan ke freezer, maka metode ini mungkin tak akan berhasil. Tapi jujur saja, cara ini belum pernah aku coba. Benar atau tidaknya, silahkan coba sendiri. Sebab aku sarankan?  sepertinya mencoba lebih baik daripada tidak sama sekali.

 

 

Demikian postingan tentang Cara Memperbaiki baterai laptop fujitsu uh572 0% Available (Plugged In Charging ) Sleman . Semoga saja bermanfaat .

 

Baca juga :  Jual baterai laptop jogja

Leave a reply "Cara Memperbaiki baterai laptop fujitsu uh572 0% Available (Plugged In Charging ) Sleman"