Cara Memperbaiki baterai laptop dell inspiron 1440 0% Available (Plugged In Charging ) Kulon Progo

Cara Memperbaiki baterai laptop dell inspiron 1440 0% Available (Plugged In Charging ) Kulon Progo

 

Cara Memperbaiki baterai laptop dell inspiron 1440 0% Available (Plugged In Charging ) Kulon Progo

 

Cara Mengatasi Baterai Konsisten 0% (Nol Persen) Available “Plugged in, Not Charging”

Dikala kau ngecas, pernahkan kau mengalami baterai komputer jinjing konsisten 0% (nol persen) dan memunculkan pesan “available plugged in, not charging”? Seandainya kau pernah atau sedang mengalaminya, mungkin ada sebagian penyebab yang dapat mengakibatkan hal ini terjadi.

 

Cara Menyelesaikan Baterai Tetap 0% (Nol Persen) Available “Plugged in, Not Charging”

 

Pada dasarnya, hampir seluruh perangkat elektronik mengalami kerusakan ketika via masa pemakaian tertentu. Semacam juga dengan laptop yang sudah uzur, biasanya akan sangat rentan mengalami kerusakan termasuk berjenis-jenis bagian di dalamnya.

 

Energi dan performanya sudah berkurang malah bisa jadi ada yang tak berprofesi. Mungkin sebagian bagian dikasih embel-embel “garansi seumur hidup”, tapi sesungguhnya bukan diberikan garansi sampai kapan malah.

 

“Garansi seumur hidup” memang ada garansi seumur hidup, tetapi bukan seumur hidup pengaplikasiannya tapi seumur hidup perangkatnya. Mungkin ini hanyalah ‘trik’ marketing untuk menggaet atensi para pembeli.

 

Beberapa perangkat yang mendapatkan garansi tersebut umpamanya RAM dan Flashdisk, keduanya dapat garansi jikalau pabriknya masih menyediakan produk yang sejenis. Kalau rupanya perangkat itu sudah tidak disokong, karenanya kita mesti memperbarui nya ke yang lebih up-to-date dan disini kita sepatutnya membayar lagi.

 

Meski garansi pada perangkat seperti adaptor, baterai dan notebook terbukti ada batasan garansi. Setidaknya garansi tersebut berlaku sampai satu/dua tahun (asal segelnya belum lepas dan bukan dikarenakan kekeliruan pengaplikasian si pengguna). Sesudah masa garansi tersebut berakhir, karenanya seluruh kerusakan yang terjadi akan ditanggung oleh pengguna sepenuhnya.

 

Salah satu bagian yang rentan rusak merupakan baterai. Di ketika awal penerapan, baterai notebook mungkin bisa mendukung semua sumber energi komputer jinjing sampai durasi berjam-jam. Tapi sesudah melewati masa penggunaan tertentu, baterai notebook akan berkurang kinerja dan ketahanannya. Pun yang paling parah, baterai laptop menjadi rusak atau bocor sehingga tidak dapat diterapkan lagi.

 

Seandainya umur baterai telah lebih dari 3 tahun, baterai umumnya telah mulai bermasalah. Entah itu baterai pesat habis, tidak mengisi sama sekali atau malah sudah tak dapat diterapkan lagi. Padahal telah dicharger selama berjam-jam, namun tetap saja setelah charger dilepas, baterai cuma bisa bertahan selama sebagian menit saja.

 

Hakekatnya, komponen ini juga cukup penting dalam menunjang mobilitas kita. Apabila sewaktu-waktu ada pemadaman listrik, kamu masih dapat menggunakan energi dari baterai. Sesungguhnya seperti ini tentu tak akan dapat dimanfaatkan apabila baterai komputer jinjingnya sudah rusak dan gampang ‘drop’.

 

Nah, pada kasus kali ini baterai notebooknya menimbulkan pesan 0% available (plugged in, not charging) yang sekali-sekali membingungkan banyak pengguna. Hakekatnya apa yang terjadi dengan laptopnya dan bagaimana sistem mengoreksinya. Beberapa itu, pengguna juga dijadikan keder seharusnya bagaimana, mengoreksinya, membeli charger atau baterai baru?

 

Bagi teman-sahabat yang mengalami nasib serupa, jangan cemas. Sebagian metode berikut ini mungkin dapat membantu mu untuk menuntaskan keadaan sulit ini.

Cara ini mungkin bisa mengatasi persoalan pada merek notebook manapun seperti laptop HP, Compaq, Toshiba, Acer, Asus, Lenovo, Samsung, Dell, Axioo, MSI dan notebook/laptop lainnya. Setidaknya, cobalah untuk memperbaikinya sendiri, jikalau tak bisa juga baru meminta tolong ke tukang reparasi.

 

Metode Memecahkan Baterai Tetap 0% (Nol Persen) Available “Plugged in, Not Charging”

Cara Pertama – Gampang dan Sesudah

 

Pertama, coba lepas charger dari laptopmu.

Kemudian matikan laptop dengan metode ‘shutdown’ dan lepaskan baterai pada laptop.

Setelah itu, pasang kembali chargernya dan hidupkan laptop dengan menekan tombol power.

Sekiranya sudah tampil desktop, masuklah ke Device Manager. Pada driver baterai, coba klik kanan seluruh Microsoft ACPI Compliant Control Method battery lalu klik ‘Uninstall’.

Sekiranya sudah, matikan kembali laptop dan lepaskan chargernya.

Masukkan baterai kembali seperti semula.

Apabila, hidupkan laptopmu kembali. Coba periksa ulang, apakah sudah bisa mengisi atau tak. Sekiranya pesan error ‘Plugged in, not Charging’ sudah hilang, karenanya metode ini sudah berhasil. Bila tidak perlu melanjutkan langkah selanjutnya.

 

 

Catatan: Untuk driver Microsoft ACPI Compliant Control Method Battery yang tadi kau uninstall, sebenarnya akan otomatis diinstall oleh Windows sesudah tadi laptop direstart. Apabila rupanya tidak ada, karenanya kau dapat menginstall nya secara manual di website resmi vendor laptop mu.

 

Metode Kedua – Tiup dan Bersihkan Port Charger

Kalau sistem pertama belum sukses, karenanya kau patut mencoba metode berikut ini.

 

Langkah pertama, coba nyalakan laptopmu.

Setelah itu, lepas colokan listrik dari komputer jinjing lalu tiup beberapa kali di ujung wadah yang masuk dalam komputer jinjing. Kemudian tiup beberapa kali ke port charger komputer jinjing (daerah masuknya colokan kabel power).

 

 

Sistem Terakhir – Ganti dengan yang Baru

Meskipun sistem-metode di atas belum sukses juga, karenanya ini saatnya Anda semestinya menggantinya dengan baterai yang baru. Coba beli baterai di took computer secara seketika. Di sana, coba cek terpenting dahulu apakah kekuatan sudah mengisi atau tak.

 

Diamkan hingga beberapa lama. Usahakan membeli baterai yang original, bukan yang KW. Padahal lebih mahal, tetapi umumnya baterai original kualitasnya lebih baik dan tentunya lebih awet masa gunanya.

 

Seandainya kau belum dapat membelinya, membeli baterai komputer jinjing yang KW juga tidak kenapa. Tetapi kalau kamu belum bisa membeli keduanya, yang perlu kau lakukan tentu saja memaksa adaptor/charger tertancap ke stop kontak secara terus menerus.

 

Dulu ini hakekatnya cukup berisiko, sebab membikin bobot terhadap adaptornya. Adaptor dapat kencang panas malah bisa merusak adaptor itu sendiri. Selain saya pernah mengalaminya, karena penggunaan yang terlalu berlebihan adaptor laptop bahkan menjadi rusak dan tidak bisa diaplikasikan lagi.

 

Sebagian itu, kamu juga perlu yang namanya UPS untuk meminimalisir kejadian yang tidak terduga seperti pemadaman listrik.

 

Baca juga: Metode Merawat Baterai Agar Bila Awet.

 

Jika kau menginginkan cara yang anti-mainstream, kau dapat memasukkan baterai yang mati ke dalam freezer kulkas selama beberapa hari. Sebelum melakukannya, cobalah untuk membungkus baterai dengan plastik secara menyeluruh.

 

Banyak yang berkata bahwa sistem ini bisa menghidupkan cell dalam baterai, tetapi cuma bisa digunakan satu kali saja.

 

Padahal sebelumnya telah pernah dimasukkan ke freezer, maka cara ini mungkin tidak akan sukses. Namun jujur saja, sistem ini belum pernah aku coba. Benar atau tidaknya, silahkan coba sendiri. Karena aku sarankan?  sepertinya mencoba lebih bagus daripada tak sama sekali.

 

 

Demikian tulisan tentang Cara Memperbaiki baterai laptop dell inspiron 1440 0% Available (Plugged In Charging ) Kulon Progo . Semoga saja berguna .

 

Baca juga :  Jual baterai laptop jogja

Leave a reply "Cara Memperbaiki baterai laptop dell inspiron 1440 0% Available (Plugged In Charging ) Kulon Progo"